Ibu

Kamu inget gak, siapa orang yang pertama kali akan mengusap air matamu ketika kamu menangis waktu kecil dulu? Membersihkan lukamu saat terjatuh dari sepeda. Yang selalu mendorong kamu untuk berani dalam menghadapi segala hal. Yang selalu setia tanpa mengeluh membawamu saat kamu masih di dalam kandungan. Merawat penuh kasih sayang yang tiada akan terganti oleh apapun itu. Dia adalah ‘ibu’, seseorang yang begitu berperan dan berarti dalam hidup kita.

Wah2, opening postingan yang begitu dalam, menggugah dan trenyuh, apalagi sambil memberi latar suara lagu dari Ungu yang berjudul ‘Doa untuk Ibu’. Pas banget, dijamin berkaca2 matanya saat membacanya, apalagi sambil ngupas bawang merah, bisa nangis gak ketulungan.

Yap, pada postingan kali ini aku akan menulis tentang sosok yang begitu dekat dengan kita, Ibu. Mumpung sekarang adalah hari ibu, 22 Desember 2011, jadi tepat sekali untuk bercuap-cuap tentang emak, simbok, bunda, mama, biyung, ibu atau sebutan kasih sayang lainnya untuk ibu kita. Maaf postingan kali ini sedikit mellow dan terbawa suasana bawang merah.

Rasanya banyak benget yang belum bisa aku berikan untuk membahagiakan ibu, banyak kenakalan yang aku lakukan disaat kecil dulu, begitu merepotkan dengan permintaan ini itu dan hal-hal lainnya. Tapi aku percaya, ibu gak pernah sedikitpun mengeluh, kesal ataupun lelah dalam merawat anaknya, sekalipun anak itu begitu nakal. Itulah kasih sayang ibu, tidak pilih kasih, tulus memberikannya dan hal itu gak akan bisa terganti oleh apapun juga, ibarat sinar mentari  yang menerangi dunia, tidak mengharapkan kembali dan ikhlas memberinya. Sebisa mungkin aku akan memberikan semua yang terbaik untuk ibu, berbakti kepada ibu dan yang pasti akan selalu membahagiakan ibu dalam keadaan apapun.

Dan kita semua harus bersyukur masih bersama ibu kita, karena banyak di sana saudara2 kita yang sudah ditinggal ibunya, tidak bisa memberikan kebahagiaan kepada ibu secara langsung. Kita di sini masih ada waktu untuk membahagiakan ibu kita. Wujud untuk membahagiakan memang tidak harus memberikan sebuah mobil mewah, uang yang berlimpah, atau rumah megah. Mungkin sebuah ucapan hari ibu saja sudah sangat membahagiakan ibu kita. Bukan berarti meremehkan hanya member ucapan saja, karena memang kasih sayang kepada ibu tak bisa digantikan oleh hal apapun, hanya saja ketika kita merasa belum mampu memberikan sesuatu yang lebih untuk membahagiakan ibu kita, sebuah ucapan itu setidaknya menunjukkan perwujudan terima kasih dan bakti kita kepada ibu yang telah sepenuh hati merawat kita sampai sekarang.

Terasa sekali perbedaan ketika kita terbiasa bersama dengan ibu dan keluarga, kemudian kita berpisah tempat yang jauh, yang mengharuskan kita tidak tinggal bersama ibu kita. Gak ada lagi seseorang yang menyiapkan sarapan yang lezat, gak ada lagi seseorang yang menjadi tempat berkeluh kesah, dan gak bisa melihat langsung senyuman dari ibu. Begitu terasa perbedaan itu. Sekarang ketika kita berpisah jauh, kita hanya bisa berkomunikasi melalui telepon dan sms. Mumpung hari ibu ada baiknya kita memberi ucapan hari ibu kepada ibu kita semua, pasti ibu kita akan senang jika anaknya memberi ucapan kasih sayang itu. Tak lupa panjatkanlah selau doa untuk ibu dan juga bapak kita, doa yang selalu terkirim untuk beliau agar selau diberikan kesehatan seiring usia yang semakin bertambah, keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat, serta doa atas segala kebaikan ibu dan bapak selama ini. Selamat hari ibu untuk seluruh ibu sekalian, terima kasih banyak atas kasih sayang tanpa pamrih kepada anak-anaknya yang tak akan bisa tergantikan.

Yap mungkin postingan blog ini begitu singkat dan sangat kurang dibanding semua perasaan terima kasih atas kasih sayang yang ibu berikan. Semoga tulisan yang begitu singkat ini bisa mewakili sedikit dari banyak perasaan terima kasih kepada ibu, sekali lagi selamat hari Ibu ya Bu, makasih banyak udah membesarkan Yoppi sampai sekarang, atas doa yang selalu terpanjat untuk kesuksesan anaknya, yang ga kapok2 merawat anaknya yang ngeyel-ngeyel. Love you so much Mom.. (Wah sambil berkaca-kaca ni nulis blognya, kalau yang ini bukan karena bawang merah).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s