Siomay Ala Genk Anak Blalit

Lebaran kemarin aku sama sepupu2 ku membuat percobaan yg telah sukses sebelumnya yaitu “Membuat Siomay”. Percobaan ini telah sering dilakukan oleh Genk Anak2 Blalit (Sebutan untuk genk sepupu2 ku yg rata2 umurnya masih sekelas SD, TK, bahkan ada yg belum sekolah, tapi ada juga yg udah gede2). Kita biasanya membuat siomay pas anak2 genk Blalit ini lagi pada ngumpul semua, ya itung2 buat mengakrabkan sodara2 sekaligus mengasah keahlian memasak kita, prett..

Percobaan ini selalu dipimpin oleh sepupu ku cewek, Oase Kering alias Vika, maklum dia adalah orang pertama yg tau tentang resep dan cara membuat siomay. Sekaligus dialah orang yg telah sukses memimpin sepupu2 ku untuk membuat siomay pada sebelum2nya. So simak postingan berikut tentang pembuatan siomay tersebut, sapa yau kalian bisa mencoba membuat setelah membacanya. It’s so easy guys, check this out..

>> Pertama2 panaskan kompor terlebih dulu, dan biarkan warming up dengan api kecil yg menyala. Perhatikan koki kompor berikut ini.

>> Deplok, eh huleg, eh apa ya bahasnya.. o anu, haluskan sejumlah merica pada sebuah muntu sampai benar2 halus. Liat tuh, anak kecil aja bisa ndeplok merica. Takaran merica bisa kita atur sendiri, sesuai dengan kadar pedas siomay yg akan dibuat. Saranku, merica gausa terlalu banyak, karna bisa sangat pedas dan bikin perut perih. Setelah itu campur juga dengan beberapa siung bawang putih dan haluskan bersama2.


>> Setelah halus, kemudian campurkan juga dengan beberapa sendok garam, supaya lebih punya taste. Yg di gambar berikut ini bukan susu lho tapi garam.

>> Sebagai tambahan selera,kita bisa menambahkan semangkok ebi goreng alias udang kecil2. Silahkan pilih sesuai dengan selera mu. Jika ingin dicampur daging ayam ya bisa, daging kambing, sapi, atau kalo lagi pengen dicampur dengan singkong atau jagung bakar juga boleh, tapi rasanya pasti jadi berantakan, haha.


>> Tahap selanjutnya, siapkan seplastik tepung alias gandum dan juga tepung pati alias kanji (Jadi inget temenku). Oiya perbandingan dari gandum dengan tepung kanji adalah 2 banding 1. Untuk jumlahnya bisa sesuai dengan kapasitas siomay yg ,mau dibuaty, banyak atau sedikit.

>> Lalu campur kedua tepung tersebut sampai menyatu dengan erat dalam sebuah ikatan tali silaturahmi, lho kok?? Campur dengan tambahan air sampai benar2 menyatu.

>> Oiya kompornya bung. Siapkan panci (jadi inget temenku lagi) tentunya dengan air dan masak pada kompor tersebut sampai mendidih. Setelah mendidih, masukkan 3 butir telur untuk direbus sampai matang. Setelah matang, potong telur2 tesebut manjadi bagian yang kecil2 sebagai isi dari siomay nanti.

>> Setelah tepung telah menjadi seperti karet dan telur sudah dipotong kecil2, kini saatnya membuat bulatan2 siomay nya. Bentuk sesuai selera, besar atau kecil, bulat maupun kotak, hehe. Dan jangan lupa masukan isi telur rebus kedalamnya, lalu siap direbus.

>> Rebus sekitar setengah jam sampai siomay mengapung dan angkat. Setelah itu, kukus lah siomay2 yg telah mengapung tadi sekitar 20 menit. Lalu tiris dan siap dihidangkan.

Yeahh, this is it.. Somay nan lezat telah jadi.. tuangkan dengan saus tomat dan sambal, supaya lebih mantap. Gimana? Mudah kan membuatnya.. Silakan mencoba dan membuat, semoga berhasil.

Tambahan:
Hal2 yg perlu diingat yaitu jangan melakukan hal2 seperti anak kecil ini, bermaen2 pisau.. nanti jadinya malah nangis gitu kan..

Tapi yg perlu dicontoh ya kayak anak ini, mencuci piring setelah selesai makan, haha. Oke, chaoo..

NB:
– Blalit adalah nama kampung simbahku di daerah Klaten, singkatan dari Umbul Alit..
– Panci + (Kanji + Pati) x 2 = Panji, haha

Iklan

7 thoughts on “Siomay Ala Genk Anak Blalit

  1. wah….siomayne kurg kui….kui iseh tepung rebus thok…hehe…nek siomay kan ono rasa ikanne…mending campuri gilingan ikan…prbndingan tepung : kanji : ikan ki 2:1:1..Lgi disebut siomay..mantap..hehehe…wis koyo koki wae ki….ncen siomay (sing asli..hehe) kn kroso ikanne…(singgih)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s